Translator

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google
Tampilkan postingan dengan label harry potter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harry potter. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Januari 2012

He Will Never Have a Girlfriend (edisi Harry Potter)

Iseng-iseng nih, terinspirasi sama blog ini.

Cekidot!

Harry Potter


Hermione Granger


Ron Weasley


Ginny Weasley


Draco Malfoy


Neville Longbottom


Fred and George Weasley


Luna Lovegood


Dudley Dursley (sepupunya harry)


Severus Snape


Lord Voldemort

Sabtu, 14 Januari 2012

Not All


Not all Hufflepuff are weak...
Not every Ravenclaw is stuck up...
Not all Slytherin don't know love...
And not all Gryffindor are loyal.

sumber

Selasa, 18 Oktober 2011

Pottermore


Hello everybody!

Ceritanya nih aku kan punya akun Pottermore buatannya tante J.K. Rowling. FYI, akun Pottermore sekarang ini memang sengaja dibuka untuk 1 juta pendaftar saja. Untuk pendaftar umum, baru akan dibuka pada akhir Oktober (tapi belum pasti juga sih).
Nah, akun punyaku itu didaftarkan oleh teman dari forum IHP. Daftarnya pada hari ke-enam (pendaftaran awal dibuka cuma 7 hari saja, itu pun hanya beberapa jam per harinya).

Akun punyaku namanya OwlHolly8 (yang punya akun Pottermore add aku ya).

Perjuanganku dapat akun Pottermore awal itu nggak mudah lho. Awalnya daftar di www.pottermore.com setelah itu ada pertanyaan yang tiap harinya nggak sama. Pertanyaannya itu mengacu pada buku Harry Potter series. Setelah tahu jawabannya (berbentuk angka), kita kalikan jawaban tersebut dengan angka kelipatan tujuh (seingatku sih ya). Setelah itu kita cari Quill (pena bulu) dengan alamat ‘jawaban angka tadi’ (kalau bener ya ketemu quill nya, kalau salah ya nasib). Nah waktu tahap itu aku susah cari Quillnya (alamatnya sudah bener sih, tapi karena alamat itu banyak yang mengakses, jadinya lemot gitu).

Setelah itu, kita bakal dapat surat dari Pottermore. Jumlah suratnya ada 3. Tapi nggak jelas kapan kita dapatnya. Sebelum dapat 3 surat itu, kita nggak bisa mengakses Pottermore. Kita baru bisa membuka akun kita saat sudah mendapat Welcome Email.

Nah, setelah kita mendapat WE, bisa deh masuk ke Gateway nya Pottermore. Awalnya di Pottermore kita hanya mengklik barang (untuk koleksi) dan melihat-lihat karakter serta setting tempat. Kemudian kita harus buka rekening bank Gringgots kita. Setelah kita masuk pada chapter 5 Diagon Alley, di sana kita harus mencari shopping list. Cari shopping list agak susah lho, soalnya gambarnya harus di-zoom dulu saking kecilnya. Setelah punya shopping list, kita bisa belanja deh di Diagon Alley. Tapi belanjanya harus sesuai shopping list lho.

Untuk hewan peliharaan, aku membeli kucing putih. Imut banget. Setelah belanja barang, aku pergi ke tokonya pak Ollivander buat beli wand. Nah, setelah dicocokkan (dikasih beberapa pertanyaan), aku mendapat wand/tongkat :
Length : 9 ¾ in
Wood : Redwood
Core : Phoenix Feather
Flexibility : Brittle
Di chapter 7, kita wajib ikut shorting hat untuk menentukan di asrama mana kita tinggal. Di situ kita bakal diberi pertanyaan-pertanyaan, dan tiap orang pertanyaannya itu beda-beda. Jadi nggak bisa dimanipulasi lah asramanya.

Eng ing eng… ternyata aku dapat asrama Slytherin! Haha, padahal nggak niat masuk Slytherin lho aku. Apa memang aku cerdik kayak Salazar Slytherin? Hehehe, yang jelas nggak semua penghuni asrama Slytherin itu orang jahat lho!
Well, kalau kita lihat di Great Hall, bakal ada point tiap asrama. Yang sering memimpin point itu kalau nggak Ravenclaw, ya Slytherin (balapan gitu nilainya). Keren kan!

Di Pottermore ini, kita juga bisa duel dengan teman (bisa satu asrama atau lain asrama), bisa bikin ramuan, latihan spell, bisa belanja barang di Diagon Alley, dapat point asrama, bahkan dapat detensi. Pokoknya serasa sekolah di Hogwarts beneran deh!
Sayangnya di tahun ini kita hanya bisa main di Book One saja. Kabarnya sih, Book Two akan dibuka tahun depan. Well, tapi sebenernya dengan adanya Pottermore ini, para pecinta Harry Potter menjadi terobati kangennya pada serial ini. Pokoknya I love Harry Potter!

Minggu, 25 September 2011

Kalau Harry Potter Online

Kalau Harry Potter maen Fb...




Ron punya FB juga..




Ini nih dedengkot twitter..

Minggu, 07 Agustus 2011

Review Film Harry Potter

Hari Sabtu 30 Juli 2011 (ultahnya Neville Longbottom!) aku nonton HPDH2. Untunglah nggak perlu ngantri tiket lagi, soalnya udah beli duluan waktu hari Kamisnya.
Film Harry Potter ini adalah film final dari seri Harry Potter.
"It all ends here"


Ceritanya dimulai dari munculnya Lord Voldemort di makam Dumbledore dan mencuri tongkat Elder, tongkat yang paling kuat dan tak tertandingi. Tongkat Elder termasuk dalam legenda The Deathly Hallows (Relikui Kematian) dan kisah tiga saudara. Voldemort mengira, dengan mencuri tongkat itu dari pemiliknya, dia bisa menggunakannya dan menentang kematian.

Di lain cerita, Harry, Ron, dan Hermione pergi ke Bank Gringotts untuk menghancurkan piala Hufflepuff yang berada di brangkas Bellatrix. Griphook ikut serta dalam rombongan dan meminta pedang Gryffindor untuk bayarannya. Ternyata Griphook berkhianat, dan meninggalkan mereka bertiga di dalam. Voldemort, yang mengetahui pialanya telah dicuri, marah besar dan membunuh semua pegawai Bank Gringotts. Sedangkan Harry cs berhasil kabur dengan mengendarai naga.


Harry yang dapat melihat pikiran Voldemort, mengetahui bahwa Horcrux selanjutnya ada di Hogwarts. Tanpa pikir panjang mereka bertiga melanjutkan perjalanan ke Hogsmeade. Di sana mereka bertemu dengan Aberforth, adik Dumbledore. Dengan dibantu Aberforth, mereka bertiga dapat masuk ke dalam kastil Hogwarts dan bertemu dengan teman-temannya.


Snape yang mengetahui hal tersebut segera mengumpulkan murid-murid di dalam aula. Kemudian, Harry muncul dan mengagetkan semua orang. Snape kemudian kabur setelah berduel dengan Prof. McGonagall.

Pertarungan Hogwarts dimulai, antara Death Eater melawan Orde of the Phoenix dan Laskar Dumbledore. Mantra pelindung Hogwarts, dapat dipatahkan dan Death Eater menyerbu masuk ke Hogwarts.


Harry tak mau ambil waktu lagi, dia segera mencari tiara Ravenclaw yang disimpan di ruang Kebutuhan, sedangkan Hermione dan Ron menghancurkan Piala Hufflepuff dengan taring basilik. Draco dan kedua temannya mengikuti Harry masuk. Harry kemudian menemukan tiara tersebut, dan saat itu muncul Draco yang meminta tongkatnya kembali. Draco bisa saja melaporkan pada bibinya, Bellatrix, tentang keberadaan Harry. Namun, dia tidak melakukannya. Di saat mereka akan berduel, muncul Ron dan Hermione yang segera menjatuhkan tongkat Malfoy. Kemudian Goyle menyerang mereka bertiga. Ron segera mengejar Goyle sedangkan Harry dan Hermione mengambil tiara. Tiba-tiba Ron berteriak karena Goyle membakar ruang kebutuhan. Mereka bertiga segera naik sapu dan pergi dari sana. Tak lupa Harry menyelamatkan Draco yang terjebak api, sedangkan Goyle jatuh terkena apinya sendiri. Tiara itu ikut terbakar dan hancurlah horcrux itu.


Voldemort yang tahu bahwa Horcruxnya telah hancur, segera menyelamatkan Nagini (ular peliharaan Voldemort, juga salah satu Horcruxnya) dan membawanya pergi. Kemudian, dia memanggil Snape untuk datang menemuinya. Dia akhirnya sadar bahwa tongkat Elder tidak berpengaruh terhadapnya karena dia bukanlah pemilik asli tongkat itu. Dengan membunuh Snape, dia pikir dia akan menguasai tongkat itu. Harry, yang memiliki pikiran Voldemort, segera datang ke tempat itu. Tujuannya adalah menghancurkan Nagini. Akan tetapi malah yang dilihatnya Snape terkapar tak berdaya karena dipatok Nagini. Snape kemudian memberikan ingatannya berupa air mata pada Harry.

Voldemort yang sudah pergi, memberikan peringatan terakhir kepada Harry agar menyerahkan dirinya dan datang ke hutan terlarang. Dia juga memerintahkan kepada Death Eater agar menghentikan serangannya dan menarik pasukan. Harry kembali ke Hogwarts dan menyaksikan banyak temannya yang tewas. Fred, Tonks, Lupin, dan banyak lagi korban. Lavender Brown digigit oleh werewolf jahat, Fenrir Greyback.


Harry kemudian pergi ke pensieve dan melihat ingatan Snape. Di sanalah dia mengetahui bahwa sebenarnya Snape selalu melindunginya dan sangat setia pada Orde Phoenix. Dia bahkan membunuh Dumbledore atas kemauan Dumbledore sendiri. Snape jugalah yang menuntun Harry menemukan pedang Gryffindor saat berada di hutan. Patronus Snape mirip dengan patronus ibu Harry, Lily Potter. Harry juga mengetahui bahwa sebenarnya dia adalah salah satu Horcrux milik Voldemort dan dia pada saatnya nanti juga akan mati.

Harry menjadi bertambah yakin untuk menyerahkan dirinya pada Voldemort di hutan terlarang. Dia kemudian pergi ke hutan terlarang untuk menemui Voldemort. Berkat batu kebangkitan (salah satu Deathly Hallows) yang ada di dalam snitch miliknya, dia dapat melihat bayangan orangtuanya, Remus Lupin, dan juga Sirius Black.


Kemudian Harry pergi menemui Lord Voldemort yang sedang bersama para Death Eaters.

"Harry Potter, the boy-who-lived. Come to die…"

Gimana? Seru kan? Lebih lengkapnya silakan saksikan Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2! Dijamin nggak menyesal, soalnya filmnya keren banget. Paling keren diantara film Harry Potter lainnya. Sound effect-nya keren, gambarnya bagus, animasinya kayak nyata, pokoknya Recommended banget deh.

Senin, 25 Juli 2011

Harry Potter Quote 2


Quote ini diambil dari film Harry Potter and The Prisoner of Azkaban. Waktu itu adegannya saat Sirius dan Harry telah berhasil kabur dari penjagaan. Harry, yang mengetahui bahwa Sirius adalah bapak angkatnya, sangat berat berpisah dengan Sirius. Padahal saat itu Sirius sedang dikejar-kejar oleh kementrian sihir.
Di saat berpisah, Sirius mengucapkan kata-kata tersebut kepada Harry. So sweet!

Dormitory in Hogwarts


Hogwarts dikisahkan sebagai salah satu sekolah sihir terbaik dunia yang berada di Inggris. Sekolah ini berfungsi melatih anak-anak yang berumur mulai 11 hingga 18 tahun yang memiliki kemampuan sihir untuk menjadi para penyihir yang berkualitas.
Hogwarts didirikan oleh empat penyihir hebat bernama Godric Griffindor, Salazar Slytherin, Rowena Ravenclaw, dan Helga Hufflepuff pada sekitar tahun 1000 M. Nama-nama mereka kemudian dijadikan sebagai nama asrama murid-murid Hogwarts yang memiliki kepribadian yang sesuai dengan keempat pendiri tersebut. Hogwarts memiliki semboyan
"draco dormiens nunquam titillandus"
yang berarti "jangan membangunkan naga tidur"

1. Gryffindor

Nilai asrama Gryffindor adalah keberanian, kesetiaan, tekad kuat, dan memiliki sifat kepahlawanan. Lambang asrama adalah singa, dan warna asrama adalah merah dan emas. Kepala asramanya adalah guru Transfigurasi, Minerva McGonagall, dan hantu asramanya adalah Sir Nicholas de Mimsy-Porpington, yang lebih dikenal sebagai Nick Si Kepala Nyaris Putus. Pendiri asramanya adalah Godric Gryffindor.
Ruang rekreasi Gryffindor terletak di salah satu menara benteng tertinggi, pintu masuk yang terletak di lantai tujuh di sayap timur kastil dan dijaga oleh sebuah lukisan Nyonya Gemuk, yang mengenakan gaun merah muda. Dia mengizinkan siswa masuk hanya setelah siswa itu dapat memberikan kata kunci yang benar, seperti yang diketahui dalam buku yang ketiga, ketika Sirius Black mencoba memaksa masuk ke menara, hanya untuk dicegah masuk oleh Nyonya Gemuk setelah ia tidak bisa memberikan kata kunci yang benar. Dalam buku pertama, Neville Longbottom cenderung lupa kata kunci dan harus menunggu di dekat lukisan itu sampai siswa Gryffindor lainnya tiba untuk membukakan jalan baginya.

2. Ravenclaw

Nilai asrama Ravenclaw adalah kecerdasan, kreativitas, kegemaran belajar, dan kecerdasan. Lambang asramanya adalah seekor elang dan lambang warnanya adalah biru dan perunggu (biru dan abu-abu). Kepala asramanya adalah profesor Filius Flitwick, dan hantu asramanya adalah The Lady Grey. Menurut Rowling, Ravenclaw berhubungan erat dengan elemen udara. Pendiri asramanya adalah Rowena Ravenclaw.
Asrama-asrama Ravenclaw berlokasi di Menara Ravenclaw di sisi barat sekolah. Ruangan rekreasinya, seperti yang diungkapkan pada klimaks dari seri Deathly Hallows, berbentuk bulat dan penuh dengan hiasan biru dan kursi-kursi empuk, memiliki langit-langit berbentuk kubah yang dicat dengan bentuk bintang-bintang dan fitur patung replika Rowena yang sedang mengenakan mahkotanya. Harry juga mencatat bahwa, pada siang hari, anak-anak Ravenclaw "akan memiliki pemandangan spektakuler dari pegunungan sekitarnya." Sebuah teka-teki logis harus diselesaikan untuk mendapatkan ijin masuk, sedangkan ruang rekreasi Gryffindor, Hufflepuff dan Slytherin hanya membutuhkan kata kunci, hal ini menunjukkan bahwa mungkin akan menjadi lebih mudah bagi siswa dari asrama-asrama lain yang memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi untuk memasuki ruang rekreasi Ravenclaw dibandingkan dengan asrama yang lain . Profesor McGonagall, kepala asrama Gryffindor, berhasil memecahkan teka-teki itu dengan akurat.

3. Hufflepuff

Nilai asrama Hufflepuff adalah kerja keras, toleransi, loyalitas, dan keadilan. Lambang asrama adalah luwak, dan warna asrama adalah kuning kenari dan hitam tengah malam. Kepala asramanya adalah guru Herbologi, Pomona Sprout, dan hantu asramanya adalah Si Rahib Gemuk The Fat Friar. Menurut Rowling, Hufflepuff memiliki hubungan dengan elemen bumi. Pendiri asrama ini adalah Helga Hufflepuff.
Asrama-asrama Hufflepuff dan ruangan umumnya terletak di suatu tempat di ruang bawah tanah. Pintu masuk ditemukan di belakang sebuah lukisan hidup di suatu tempat di dekat dapur, kata kunci diperlukan untuk masuk. Ruang rekreasi Hufflepuff diisi dengan hiasan kuning dan kursi-kursi empuk berlengan dan memiliki terowongan bawah tanah yang mengarah ke asrama, yang semuanya memiliki pintu bulat sempurna, seperti penutup drum (mirip seperti sarang luwak).

4. Slytherin

Nilai asrama Slytherin adalah ambisi, kelicikan, kepemimpinan, kecerdikan, dan yang paling penting adalah memiliki darah penyihir murni. Lambang asrama Slytherin adalah ular, dan warna asramanya adalah hijau dan perak. Pendiri asramanya adalah Salazar Slytherin. Kepala asramanya adalah Severus Snape sampai menjelang akhir buku keenam. Kemudian, Horace Slughorn, kepala asrama yang sebelumnya, muncul dari masa pensiunnya mengambil alih kembali otoritas yang pernah dimilikinya. Hantu asrama Slytherin adalah Si Baron Berdarah, The Bloody Baron.
Asrama Slytherin dan ruang rekreasinya dapat dicapai melalui sebuah dinding batu yang sederhana di bawah tanah. Ruang rekreasi Slytherin berbentuk panjang, rendah, seperti gaya ruang bawah tanah, yang terletak di bawah Danau Hogwarts, dilengkapi dengan lampu hijau dan kursi berukir yang berlengan. Ruangan ini dijelaskan dalam buku kedua sebagai memiliki cahaya kehijauan.

Senin, 18 Juli 2011

Harry Potter Quote

Quote ini diambil dari buku Harry Potter and the Deathly Hallows. This is it!